Saat diriku beranjak dewasa, saya mempunyai salah satu kerabat yang tak henti-hentinya memberikanku  obligasi tabungan di hari ulang tahunku ataupun saat hari Natal tiba.

Dan saat saya membuka amplop yang berisikan sertifikat, orang tuaku akan mengangguk bijaksana dan mengatakan bahwa hal tersebut adalah hadiah berharga yang akan bernilai suatu saat nanti.

Saya mengingat kata-kata mereka sampai saat ini, dengan cepat saya menyelipkannya ke dalam laci, dan kemudian sengaja melupakan hal tersebut selama bertahun-tahun. Anda mungkin memiliki sekelompok hal ini diantaranya dan menyimpannya di suatu tempat juga, berkat kerabat yang sama seperti saya.

Tetapi saat ini, pasar saham sangat bergejolak dan semakin banyak orang yang bertanya-tanya, “Apakah tabungan obligasi merupakan investasi yang tepat?”.

  • Apa Itu Tabungan Obligasi ?

Departemen Keuangan AS telah menerbitkan obligasi tabungan sejak tahun 1935.

Pada dasarnya saat anda mengambil obligasi, anda membuat pinjaman kecil kepada pemerintah AS.  Dan selama masa 30 tahun, obligasi membangun bunga. Anda kemudian mengumpulkan bunga, diatas nilai tunai obligasi, setelah 30 tahun.

Atau jika anda tidak bisa menunggu selama itu, tabungan obligasi dapat diuangkan pada nilai nominal setelah 12 bulan.

Tabungan obligasi adalah salah satu dari beberapa kendaraan investasi yang didukung oleh pemerintah AS. Dan karena anda bisa mendapatkan obligasi dengan nilai paling minim US$ 25, mereka menawarkan batas minimum yang rendah bagi para investor pemula.

Mereka juga umumnya dianggap sebagai sebuah bentuk relatif investasi yang aman. Setelah 12 bulan, saat mereka mencapai nilai nominalnya, nilainya menjadi meningkat. Ini tidak kunjung turun bersama pasar, sehingga mereka menawarkan stabilitas yang lebih mantap.

Tabungan obligasi di tahun-tahun belakangan ini memiliki suku bunga yang variable. Namun, obligasi saat ini memiliki tingkat bunga tetap sebesar 0,10%. Bunga kemudian ditambahkan secara bulanan dan dibayarkan saat anda menguangkan obligasi.

  • Tabungan Obligasi & Generasi Millennium

Pada tahun lalu, sekitar 70% dari warga Amerika Serikat dibawah usia 30 tahun tidak memiliki saham atau investasi berbasis saham apapun. Hal ini dikarenakan banyak orang yang takut akan volatilitas pasar saham.

Dan setelah resesi tahun 2008, orang-orang khawatir kehilangan segala sesuatu di pasar. Sebaliknya, mereka sedang mencari pilihan yang sangat aman untuk menginvestasikan uangnya dengan susah payah.

Ini berarti penghematan obligasi menjadi sangat popular dengan banyak orang yang mempertimbangkan “apakah tabungan obligasi sudah tepat?”.

  • Apakah Tabungan Obligasi Merupakan Investasi Yang Baik ?

Diatas permukaan, kedengarannya apabila obligasi adalah peluang investasi yang sempurna. Uang menerima jaminan dan menghasilkan tingkat pengembalian yang regular. Tetapi, obligasi masih memiliki banyak kelemahan.

Tingkat pengembalian sudah diatur oleh pemerintah AS. Dan pada 0,10%, ini adalah salah satu hasil terendah yang bisa anda dapatkan. Disaat anda dijamin untuk memperoleh sejumlah bunga atas uangmu jika anda berpegang pada hal tersebut, tingkat pengembaliannya sangat kecil.

Konsekuensi dengan memfokuskan diri kepada obligasi saham secara berlebihan dapat menghancurkan finansialmu. Obligasi sama sekali tidak mendapatkan tingkat pengembalian yang bisa diharapkan di pasar saham.

Tanpa pertumbuhan investasi, banyak generasi millennium yang akan dibiarkan tergeletak dengan tabungan yang tidak memadai dan tidak dapat pensiun.

  • Sebuah Pendekatan Yang Lebih Seimbang

Bukan bergantung dengan mengandalkan obligasi tabungan dan uang tunai dalam tujuan jangka panjang seperti melunasi biaya sekolah, gunakanlah kendaraan investasi lainnya seperti rencana 529. Anda akan mendapatkan uang lebih banyak dalam jangka panjang daripada membiarkan dirimu terjebak dalam obligasi.

Jika anda terlalu gugup saat berinvestasi dengan meletakkan semua sarang telurmu ke dalam satu saham, anda bisa menginvestasikan sebagian kecil lainnya di obligasi tabungan untuk memberikan stabilitas.

Sejumlah orang memilih untuk menginvestasikan 5 sampai 10% dari dana mereka ke dalam obligasi dikarenakan uangnya terjamin. Tetapi menginvestasikan lebih dari nilai tersebut akan menghambat anda untuk mendapatkan uang lebih banyak.

  • Mengelola Obligasi Yang Sudah Anda Miliki

Ini bukan untuk mengatakan apabila obligasi tidak berharga. Jika anda memiliki setumpuk obligasi tabungan, mereka masih memiliki nilai dan dapat diuangkan untuk membayar biaya sekolah atau membantu anda membeli sebuah rumah.

Obligasi lamamu mungkin akan memberikan bunga yang lebih tinggi, tergantung kapan saat anda membelinya.

Tapi jangan berpikir bahwa nilai nominal adalah sesuatu yang akan anda dapatkan. Obligasi tua sebenarnya dibeli pada setengah dari nilai awalnya. Mereka mengambil beberapa decade untuk menjadi dewasa sehingga obligasi yang awalnya senilai US$ 500, mungkin saat ini bernilai hanya US$ 250.

Anda dapat mengetahui seberapa banyak obligasi yang tepat dan bagaimana cara menguangkan mereka dengan mengunjungi website Departermen Keuangan AS.

  • Akhir Pikiran

Dalam beberapa decade sebelumnya, tabungan obligasi adalah investasi cerdas dan hadiah yang berharga. Tetapi hasil yang menurun telah membuat tabungan obligasi menjadi jauh lebih berguna.

Bahkan, anda dapat membuat lebih banyak kepentingan untuk menjaga uangmu dalam tabungan biasa di rekening bank, dengan fleksibilitas yang lebih besar lagi seperti pada upaya berhasil.

Jadi, jika anda bertanya-tanya, “Apakah tabungan obligasi adalah investasi yang tepat?”. Abaikan obligasi kedepannya dan mengeksplorasi pilihan investasi lainnya. Dan jika anda tidak yakin dimana tempat untuk memulainya, segera periksa panduan 4 langkah sederhana ini untuk berinvestasi.